Tipe Investor Berdasarkan Profil Resiko - UMARWEB

Tipe Invetsor Berdasarkan Profil Resiko - UMARWEB

Banyak orang berkeinginan untuk mendapatkan keuntungan finansial (uang) dengan nilai yang lebih. Namun, tidak sedikit pula mereka kebingungan dalam mengalokasikan modal awal yang mereka gunakan untuk mendapatkan keuntungan berlipat ganda. Tetapi tidak sedikit pula mereka yang sudah tahu cara untuk bagaimana mendpatkan keuntungan berlipat ganda dari modal awal yang mereka keluarkan.

Berinvestasi merupakan salah satu cara yang baik dan efektif untuk mendapatkan income dengan jumlah besar/berlipat. Berinvestasi yang benar dan baik tentunya akan membawa keuntungan. Tetapi, apabila cara yang digunakan dalam berinves kurang tepat dan akurat maka akan membawa kerugian. Sesuai dengan resiko yang akan diperoleh dari hasil investasi yang di ambil.

Perlu sekali bagi para investor untuk memperhatikan jenis investasi seperti apa yang akan mendatangkan keuntungan, dan jenis investasi bagaimanakan yang akan membawa pada kerugian. Berikut ada beberapa tipe "INVESTOR" yang dapat dijadikan sebagai tolak ukur sebelum melakukan investasi agar modal yang dikeluarkan bisa berdampak positif dan menjadikan sebuah keberuntungan. 

Tipe - tipe Investor berdasarkan profil resiko dalam berinvestasi, yaitu :
  1. Investor Defensive
    Seorang Investor berdasarkan tipe defensive, adalah investor yang berusaha untuk mendapatkan keuntungan dari berbagai investasi yang dilakukan dan selalu berusaha menghindari setiap resiko modal yang ia investasikan. Tipe yang ditonjolkan oleh investor defensive adalah selalu menunggu waktu yang tepat dalam melakukan investasi yang menguntungkan baginya supaya terhindar dari resiko-reiko yang dapat merugikannya.

  2. Investor Conservative
    Seorang investor Conservative, adalah investor yang lebih mengutamakan dalam hal peningkatan taraf hidup keluarganya dengan menggunakan rentang waktu investasi jangka panjang. Misalnya, seorang ayah yang menginginkan jaminan pendidikan anak dan jaminan kesehatan keluarga di masa mendatang. Investor tipe ini biasanya hanya memilih investasi yang dapat memberikan keuntungan layak dan jelas saja serta tidak menimbulkan resiko. Investor conservative, biasanya tidak terlalu banyak mengeluarkan waktu untuk menganalisa perkembangan modal yang diinvestasikannya dan cenderung lebih sedikit dalam hal menganalisa portofolio investasinya.

    Seorang investor konservatif lebih mengutamakan keamanan dalam melakukan investasi daripada harus mendapatkan keuntungan yang besar tetapi beresiko. Tipe investor conservative dianjurkan berada dalam aset yang mencapai deposito 100%.

  3. Investor Balanced
    Seorang investor dengan tipe Balanced adalah investor yang memilih berinvestasi dengan nilai resiko dan keuntungan yang akan didapatkan hasilnya seimbang. Tipe ini cenderung mencari sebuah investasi berdasarkan proporsi untuk resikonya dan keuntungannya bisa sama-sama didapatkan dengan nilai yang sepadan serta ia akan berhati-hati dalam melakukan investasi.
  4. Investor Moderately Aggressive
    Seorang investor yang bertipe Moderately Aggressive adalah investor yang memiliki ketenangan dalam melakukan investasi, ia tidak terburu-buru dalam mengambil sebuah keputusan investasi dan cenderung sudah mempersiapkan antisipasi-antisipasi ketika terjadi sebuah resiko yang timbul saat berinvestasi. Pengalokasian aset yang tepat untuk investor Moderately Aggressive yaitu 10% Obligasi, 20% Saham, dan 70% Deposito.

  5. Investor Aggressive
    Seorang investor Aggressive ia cenderung lebih teliti dalam memperhatikan dan menganalisa investasinya, tipe ini merupakan kebalikan dari investor konservatif. Mereka memiliki pemahaman bahwa semakin banyak angka-angka yang dianalisa maka akan semakin teruji dan terukur keuntungan dan resiko yang dapat diketahui. Tipe ini biasanya lebih memaksimalkan investasinya dengan rentang waktu yang pendek, karena ingin mendapatkan keuntungan dengan waktu yang relatif singkat. Dengan adanya kesadaran yang dimiliki bahwa setiap melakukan investasi pasti ada resiko baik kecil maupun besar, maka investor aggressive memilih produk yang dapat mengalokasikan dana yang telah ia keluarkan supaya tersalur ke pasar instrumen dengan resiko yang tinggi. Alokasi aset yang dianjutkan untuk investor agrressive yaitu 20% Obligasi, 40% Saham, dan 40% Deposito.
    Jenis Investor  apabila dilihat dari praktek investasi keuangan ;
    • Investor Hedger ; yaitu investor yang melakukan investasi dengan bertujuan untuk menjaga aset riil yang dimiliki.
    • Investor Spekulator ; yaitu melakukan investasi dengan tujuan utamanya untuk spekulasi, berdasarkan pada pergerakan harga yang telah terjadi. Hal ini biasanya dilakukan dengan jangka waktu yang pendek atau biasany disebut sebagai one day trading
    • Investor Arbitrage ; yaitu melakukan investasi bedasarkan pada selisih perhitungan yang timbul , seperti karena adanya perbedaan lokasi, selisih dalam hal waktu, dan kebijakan-kebijakan yang ada. Di dua bursa efek yang berbeda lebih dikenal dengan istilah dual listing (Saham Listing).

    Berdasarkan jenis sifat investor dapat dibagi menjadi beberapa kategori, yaitu bersifat high risk high return atau sebaliknya low risk low return. Artinya, semakin besar tingkat resiko maka akan memberikan kemungkinan sebuah return yang lebih besar pula.

    "Itulah beberapa tipe investor berdasarkan profil resiko yang terdapat dalam artikel ini. Semoga dapat memberikan penambahan wawasan kepada anda dalam melakukan investasi."

    TAGS :

    • Investor
    • Seorang investor
    • Tipe Investor
    • Investasi Menguntungkan
    • Kerugian berinvestasi
    • Resiko dalam investasi

0 Response to "Tipe Investor Berdasarkan Profil Resiko - UMARWEB"

Post a Comment